-->
main | sidebar
  • HOME
  • TUGAS
    • MAKALAH
    • MENULIS
    • KREATIVITAS
  • INFO/BERITA
    • HEBOH
  • HIBURAN
    • HUMOR
  • PENDIDIKAN
    • MEDIA PEMBELAJARAN
    • PENDIDIK
  • TUTORIAL
  • LAIN-LAIN
    • CARA MENDIDIK GURU
  • UNDIKSHA
    • PGSD
    • LAMBANG

Benny's

Anda Adalah Apa Yang Anda Pikirkan

Widget Animasi

JAM

KALENDER

Blog Archive

  • ►  2014 (9)
    • ►  January (9)
  • ▼  2013 (6)
    • ▼  December (6)
      • MEDIA PEMBELAJARAN (PPT) PENGHANTAR PANAS ...
      • A.    Tema Essay Pengaruh Sekolah Terhadap Peril...
      • MEDIA PEMBELAJARAN MICROSOFT EXEL (KERAGAMAN SUKU ...
      • TUGAS BROSUR DOWNLOAD FILE
      • 17/12/2013 (Tanggal Tidak Cantik) Upload Tugas TIK...
      • Hei.....heii...kali ini ak mw posting PIAGAM tuga...
  • ►  2012 (1)
    • ►  March (1)

About

You Must Go On ^v^ no Galau love Mellow
Powered by Blogger.

Wednesday, December 25, 2013

Posted by Benny*s at 10:03 PM

A.    Tema Essay
Pengaruh Sekolah Terhadap Perilaku dan Kepribadian Semua pihak di Sekolah
B.     Sub Tema
Pengaruh kepribadian guru terhadap kelakuan peserta didik
C.    Judul
Citra Kepribadian Guru Sebagai Penuntun Laku
D.    Isi Essay
Guru adalah semua orang yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap pendidikan peserta didik, baik secara individual maupun klasikal di sekolah maupun di luar sekolah. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga harus mendidik. Mengajar hanya terbatas pada pemberian materi atau bahan ajar, sedangkan mendidik lebih mengarah kepada bagaimana sikap dan perilaku guru dalam keseharian. Ia akan menjadi model atau figur teladan sebagai penuntun laku bagi peserta didik. Oleh karena itu, mengajar itu penting, namun lebih penting lagi adalah kegiatan mendidik. Mengajar lebih mengarah kepada bagaimana membangun kecerdasan pikiran manusia, membangun manusia-manusia yang pandai secara intelektual. Sedangkan kegiatan mendidik lebih menekankan pada proses bagaimana menyadarkan peserta didik dapat mengubah dirinya menjadi manusia seutuhnya, baik secara intelektual, spiritual, moral dan sosial. Penyadaran itu tidak bisa dilakukan melalui pengajaran saja, namun dapat dilakukan melalui pendidikan di mana prinsip keteladanan dari sang guru diberlakukan. Tanpa sebuah keteladanan (melalui kata maupun tindakan) yang baik, seorang siswa yang nakal akan tetap menjadi nakal, bahkan mungkin akan semakin nakal. Dalam mengajar dan mendidik guru harus memiliki kompetensi yang nantinya membantu guru dalam mencapai tujuan pendidikan.

Kompetensi guru harus dimiliki oleh seorang guru karena itu merupakan kebutuhan dasar yang harus dikuasai. Kompetensi guru dinilai berbagai kalangan sebagai gambaran profesional atau tidaknya tenaga pendidik (guru). Bahkan kompetensi guru memiliki pengaruh terhadap keberhasilan yang dicapai peserta didik. Salah satu kompetensi yang dimiliki oleh seorang guru adalah kompetensi kepribadian. Kepribadian adalah unsur yang menentukan keakraban hubungan guru dengan anak didik. Kepribadian guru akan tercermin dalam sikap dan perbuatannya dalam membina dan membimbing anak didik. Ciri khas kemampuan kepribadian guru adalah (1) berjiwa pendidik dan bertindak sesuai dengan norma yang berlaku, (2) jujur, berakhlak mulia dan menjadi teladan, (3) dewasa, stabil dan berwibawa, (4) memiliki etos kerja, tanggung jawab dan percaya diri. Setiap guru mempunyai pribadi masing-masing sesuai ciri-ciri pribadi yang mereka miliki. Ciri-ciri inilah yang membedakan seorang guru dengan guru lainnya. Guru dituntut untuk memiliki kepribadian yang positif dengan berbagai kecakapan.
Salah satu kecakapan hidup (life skill) yang harus dimiliki guru adalah kemampuan untuk selalu mengembangkan dan merawat citra diri sebagai pendidik.  Citra diri sebagai seorang pendidik akan menyangkut kemudahan diterima atau tidaknya kehadiran guru dengan baik oleh lingkungannya. Selanjutnya, sangat berpengaruh kepada kepercayaan yang akan diberikan kepada guru untuk tugas dalam mendidik. Citra kepribadian guru sebagai penuntun laku artinya suatu gambaran yang ada di dalam benak seseorang tentang kepribadian seorang guru (apakah mengarah positif atau negatif) yang dijadikan panutan oleh anak didiknya, dimana guru memberikan arahan-arahan atau tuntunan kepada anak didiknya dalam bersikap atau bertingkah laku. Citra kepribadian guru negatif apabila guru tersebut memiliki kepribadian yang menyimpang atau tidak sesuai dari norma yang ada. Sedangkan citra kepribadian positif apabila guru tersebut memiliki kepribadian yang sesuai dengan norma yang ada.
Citra diri guru erat kaitannya dengan kepribadian guru. Sebagai seorang pendidik dalam kesehariannya guru dituntut selalu memiliki kesadaran diri akan profesi yang dimilikinya. Sosok pribadi guru harus dapat menjadi teladan bagi anak didik dan lingkungannya. Perilaku mereka akan menjadi sorotan  masyarakat. Sedikit saja cacat berperilaku akan dapat mencoreng citra kependidikan secara luas.
Seorang guru harus memiliki kepribadian atau jati diri sebagai seorang tenaga pendidik yang menjadi panutan bagi peserta didik. Guru menjadi teladan peserta didik atau guru menjadi sumber dasar bagi peserta didik, apalagi untuk jenjang pendidikan dasar atau taman kanak-kanak. Karena anak berbuat dan berperilaku cenderung mengikuti apa yang dilihat dan didengarnya. Masa-masa ini anak lebih bersifat meniru apa yang dilihat dan didengarnya. Baik buruknya sikap peserta didik dapat merupakan hasil dari pembelajaran yang mereka terima dari guru mereka. Segala tingkah laku guru yang baik maupun buruk akan ditiru oleh muridnya. Bahwa guru adalah seorang role model yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk kepribadian anak didiknya. Namun, jika sosok guru dijadikan panutan ternyata tidak memiliki kemampuan dalam memberi contoh yang baik dan mengajar peserta didiknya, bisa dipastikan mutu pendidikan yang diterima oleh peserta didik tidak sesuai dengan harapan orang tua.
Pribadi guru dengan ketinggian intelektual yang dibalut karakter luhur adalah harapan para orang tua. Agar dapat memenuhi harapan orang tua, maka guru berkewajiban sebagai penuntun laku yaitu guru membimbing dan mengarahkan tingkah laku siswa seperti dengan memberikan sejumlah norma kepada anak didik, agar tahu mana perbuatan yang susila, dan asusila, mana perbuatan yang bermoral dan amoral. Norma-norma sebagaimana disebutkan, tidak hanya diberikan guru kepada anak didiknya di dalam kelas, di luar kelaspun sebaliknya guru memberikan keteladanan melalui sikap, tingkah laku dan perbuatannya. Dengan demikian, guru sejati mengajarkan pendidikan tidak sekedar melalui perkataan, tetapi juga dengan sikap, tingkah laku, dan perbuatan (Syaiful Bahri Djamarah, dalam Hamrin)
Dalam proses belajar mengajar, sadar atau tidak sadar perilaku seorang guru akan menjadi komunikasi (penyampaian pesan) paling efektif, dan pengaruhnya sangat besar (90%) terhadap perilaku atau sikap anak didik. Misalnya guru memberikan contoh kepada anak didik agar membiasakan diri untuk berdoa sebelum proses belajar mengajar dimulai. Perilaku inilah yang akan menjadi teladan bagi kehidupan sosial anak didik. Tidak berlebihan jika guru dikenal sebagai seorang pahlawan tanpa tanda jasa, yang selalu memiliki semangat untuk mengabdi tanpa pamrih. Kalau guru adalah pahlawan, maka ia seharusnya mau berjuang bagi banyak orang, terutama bagi siswanya. Ia mencelikkan mata yang buta pengetahuan, membebaskan mereka yang terbelenggu kebodohan serta memberi tuntunan kepada mereka yang tidak tahu arah tujuan. Ini adalah pengabdian besar dan tidak mudah.
Namun permasalahannya adalah, seorang yang berstatus guru tidak selamanya dapat menjaga wibawa dan citra sebagai seorang guru di mata anak didik dan masyarakat. Ternyata masih ada sebagian guru yang mencemarkan wibawa dan citra guru. Contohnya yaitu di media massa sering diberitakan tentang oknum-oknum guru yang melakukan suatu tindakan asusila, asosial dan amoral. Perbuatan itu tidak sepatutnya dilakukan oleh guru. Lebih fatal lagi bila perbuatan yang tergolong tindakan kriminal itu dilakukan guru kepada anak didik sendiri.
Lalu bagaimanakah guru semestinya bersikap atau berprilaku untuk menjaga citra guru? Guru yang memiliki kepribadian yang positif, tidak akan pernah berprilaku yang merusak citra dirinya sendiri sebagai seorang guru. Guru tidak akan memberikan contoh yang buruk atau menyimpang kepada anak didiknya dan tidak akan menjadikan sekolah sebagai lahan bisnis, melainkan lahan perjuangan untuk membangun generasi muda yang arif dan bijaksana. Guru yang baik sadar akan tugasnya sebagai pendidik dan sebagai penuntun laku anak didik. Sebagai seorang guru sebaiknya harus menyadari sepenuhnya bahwa anak didiknya akan meneladani sikap dan perilaku sang guru. Berikan hatimu wahai guru, maka kan kau lihat secercah perubahan pada anak didikmu. Karena itulah peran guru yang penting dan berat tersebut harus didukung oleh semua pihak-pihak yang ada. Seperti dukungan dari pihak-pihak di dalam sekolah, dukungan dari pihak-pihak luar sekolah baik itu masyarakat dan pemerintah.
Harapan kedepannya semoga guru dapat menjadi sosok yang memiliki kepribadian positif yang dapat memberikan contoh atau teladan yang baik kepada anak didiknya dan memiliki citra diri yang baik di mata anak didik, Selain itu juga guru semestinya dapat menjaga citra diri sebagai seorang guru dan dapat membentuk citra kepribadian guru yang positif, karena hal tersebut merupakan modal utama sebagai seorang guru dalam mengajar dan mendidik anak didiknya. Tanpa adanya guru maka tak ada harapan indah pada masa depan bangsa ini.


E.     Daftar Pustaka
Bahri, Syaiful. 2005.Guru dan Anak Didik (dalam interaksi edukatif. Jakarta: PT Asdi Mahasatya
Barnawi, dkk. 2012. Etika dan Profesi Kependidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media
Hamrin, dkk. 2012. Menjadi Guru Berkarakter (Strategi Membangun Kompetensi dan Karakter Guru). Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Janawi. 2011. Kompetensi Guru (Citra Guru Profesional). Bangka Belitung: Shiddiq Press

Wibowo, Catur. 2010. Mendidik Dengan Hati. Diunduh Tanggal 7 Desember 2013. Tersedia Pada: http://www.bpkpenabur.or.id/id/node/5065

TOP

 

Labels: MENULIS

0 comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Apa anda menyukai blog ini?

animasi bergerak gif
My Widget

MUSIK

Labels

  • HIBURAN (1)
  • HUMOR (1)
  • KREATIVITAS (3)
  • MAKALAH (2)
  • MEDIA PEMBELAJARAN (2)
  • MENULIS (3)
  • PENDIDIK (1)

Total Pageviews

Pages

  • Home

Followers

About Me

My Photo
Benny*s
Merupakan seorang anak perempuan yang bernama Ni Made Ayu Beniasih. Terima Kasih Sudah mampir di BLOG saya ^v^
View my complete profile

Search This Blog

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Subscribe To

Posts
    Atom
Posts
Comments
    Atom
Comments
Template Designed by SkinCorner | Sponsored by Best Free Host

Copyright © 2009 Girl in Circles